Mengenal Lebih Dalam Tentang Bioma

Pertumbuhan makluk hidup yang ada di alam ini semakin kompleks keberadannya. Anekaragam ini diwujudukan dari banyaknya ekosistem yang berkembang. Baik ekosistem buatan ataupun alamiah. Pengenalan mahluk hidup dalam ekosistem inilah secara singkat memberikan makna kepada arti bioma. Mungkin banyak diantara kita yang kurang tau tentang bioma ini. Untuk mengenal lebih dalam tentang sibioma ini, ikuti terus artikel ini ya.

Pengertian Bioma

Bioma adalah daerah ekologi yang sangat besar di permukaan bumi, dengan fauna dan flora (hewan dan tumbuhan) beradaptasi dengan lingkungan mereka. Bioma sering ditentukan oleh faktor abiotik seperti iklim, relief, geologi, tanah dan vegetasi. Sebuah bioma bukanlah ekosistem, meskipun dengan cara itu dapat terlihat seperti ekosistem besar.

Bioma merupakan ekosistem-ekosistem yang terbentuk karena perbedaan letak geografis dan astronomis. Sebuah bioma pada dasarnya terdiri atas produsen, konsumen, dan pengurai (dekomposer) yang di dalamnya terjadi aliran materi dan energi yang selalu dimulai dari tumbuhan.

Ciri khas dari sebuah bioma adalah vegetasi tertentu yang dominan pada suatu wilayah yang dipengaruhi oleh kondisi iklim regionalnya. Oleh karena itu, perbedaan antarbioma tampak jelas dari vegetasi yang tumbuh di dalamnya. Bioma dibagi dalam beberpa jnis yang ditentukan dari iklim, curah hujan, letak geografis, dan intensitas cahaya matahari.

Istilah Bioma berhubungan dengan kumpulan species (terutama tumbuhan) yang dapat hidup di tempat tertentu di muka bumi, tergantung pada iklim regionalnya. Jadi Bioma adalah kumpulan species (terutama tumbuhan) yang mendiami tempat tertentu di bumi yang dicirikan oleh vegetasi tertentu yang dominan dan langsung terlihat jelas di tempat tersebut. Oleh karena itu biasanya Bioma diberi nama berdasarkan tumbuhan yang dominan di daerah tersebut.

Ciri-Ciri Bioma

Ciri utama bioma adalah dominasi vegetasi tertentu di suatu wilayah dengan pengaruh kondisi iklim regionalnya. Hal ini menyebabkan perbedaan antarbioma tampak jelas dari vegetais yang tumbuh di dalamnya. Bioma dibedakan menjadi beberapa jenis yang ditentukan dari iklim, curah hujan, letak geografis, dan intensitas cahaya matahari.

Dibawah ini merupakan ciri-ciri bioma:

  • Terbentuknya interaksi unsur-unsur lingkungan yakni air, iklim, tanah, dan organisme yang hidup di suatu daerah .
  • Merupakan komunitas klimak atau kumpulan macam-macam populasi sebagai penanda daerah tersebut terdapat bentuk vegetasi utama yang mendominasi.
  • Komunitas yang cukup stabil, kecuali di suatu kejadian yang mengganggu dalam kestabilan komunitas.
  • Mampu dikenali dengan cara melihat dominasi vegetasinya.
  • Umumnya penamaan bioma didasarkan pada dominasi vegetasinya.

Fungsi Bioma

Dibawah ini merupakan fungsi bioma:

  • Mempermudah melakukan penataan suatu populasi.
  • Mampu mengetahui jenis tumbuhan dan hewan berdasarkan cara hidupnya untuk menyesuaikan diri terhadap lingkungan.
  • Mempermudah melakukan pendataan jenis-jenis tumbuhan dan hewan.
  • Memudahkan pengelompokan hewan serta tumbuhan yang baru ditemukan.

Macam-Macam Bioma

Keanekaragaman jenis bioma yang ada di bumi menjadi bahasan yang cukup menarik dalam kajian geografi. Para ahli berpendapat bahwa macam bioma antara lain sebagai berikut:

1. Bioma Tundra

Ini merupakan suatu ekosistem pada daerah yang luas yang berupa dataran tanpa pohon. dan hanya terdapat di sekitar kutub utara dan sebagian di kutub selatan. Bioma tundra ini terdapat di sekitar lingkar Artik dan Greenland di wilayah kutub utara dan di Antartika dan pulau-pulau kecil disekitar Antartika pada sebelah kutub selatan.

Daerah tundra hanya terdapat di belahan bumi utara sekitar daerah lingkungan kutub. Tundra terbentuk karena lingkungan alam yang gelap berbulan-bulan, disebabkan oleh tidak terjangkau pancaran sinar matahari. Di daerah tundra hanya terdapat beberapa pohon kerdil, bahkan dapat dikatakan sejauh mata memandang hanya lumut yang tampak, terutama sphagnum dan lumut kerak (lichens). Pertumbuhan tanaman di daerah ini hanya sekitar 4 bulan.

Beberapa flora yang terdapat di bioma ini ada pada daerah yang berawa ditumbuhi rumput teki, rumput kapas, dan gundukan gambut. Pada daerah cekungan yang basah seperti di Greenland, terdapat semak salik dan bentula. Daerah yang agak kering ditumbuhi lumut, teki-tekian, tumbuhan Ericeceae, dan beberapa tumbuhan yang berdaun agak lebar. Pada lereng-lereng batu, terdapat lumut kerak dan alga. Dan contoh fauna di bioma tundra misalnya muscox (bison kutub), reinder (rusa kutub), pinguin, singa laut, rubah, kelinci salju, beruang kutub, dan walrus.

Ciri-ciri yang terdapat pada Bioma Tundra antara lain :

  • Hampir seluruh wilayahnya tertutup es yang tanahnya sebagian besar batuan induk yang telah mengalami sedikit pelapukan.
  • Usia tanaman relatif pendek, sekitar 30—140 hari.
  • Memiliki musim dingin yang panjang (9 bulan) dan gelap serta musim panas berlangsung cepat (3 bulan) dan terang. Saat musim panas, vegetasi tumbuhan mulai berkembang.
  • Curah hujannya rendah, sekitar 100—250 mm/tahun.
  • Permafrost (memliki tanah bagian bawah yang membeku secara permanen).
  • Kecepatan angin yang tinggi dan suhu yang sangat rendah dengan rata-rata suhu tertinggi 10 derajat Celsius dan terendah -35 derajat Celsius.
  • Sangat sedikit curah hujan tahunan, air tidak dapat menembus permafrost di bawahnya dan akan menumpuk di dalam kolam di atas bunga tanah yang dangkal selama musim panas yang pendek.

2. Bioma taiga/hutan konifer

Bioma taiga merupakan bioma terluas dari bioma-bioma yang lain. Taiga adalah hutan yang tersusun dari satu spesies, seperti pinus, konifer, dan sejenisnya. Hanya ada sedikit sekali semak dan tumbuhan basah. Hewan yang terdapat dalam bioma yang satu ini antara lain adalah moose, beruang, ajag, rubah, beruang hitam, serigala, dan burung-burung yang bermigrasi ke selatan di musim gugur.

Ciri – ciri yang ada pada Bioma Taiga antara lain:

  • Bioma Taiga berada pada iklim subtropis.
  • Memiliki curah hujan sekitar 35 – 40 cm/ tahun.
  • Tumbuhan yang tumbuh pada bioma ini berjenis homogen karena hanya terdiri dari satu spesies pohon saja, dominannya yaitu tumbuhan konifer yang mampu bertahan terhadap suhu yang dingin.
  • Bentuk daun dari tumbuhan yang hidup pada Bioma Taiga berbentuk seperti jarum dan berlapis zat lilin yang berfungsi untuk pertahanan terhadap kekeringan.
  • Pertumbuhan tanaman terjadi pada musim panas, yaitu sekitar 3 – 6 bulan.
  • Perbedaan suhu pada musim panas dan musim dingin sangat tinggi.
  • Selama musim dingin, terjadi hujan salju yang lebat.
  • Musim dingin mempunyai durasi yang cukup panjang, sedangkan musim kemarau sangat singkat.
  • Pada musim dingin lantai hutan tertutup es akibat turunnya salju yang lapisannya dapat mencapai 2 meter dibawah permukaan tanah.
  • Suhu yang dingin menyebabkan penguapan air menjadi sangat jarang sehingga lingkungan menjadi sangat lembab.
  • Suhu pada musim panas berkisar antara -7° C sampai 21° C.
  • Suhu pada musim dingin berkisar antara -54° C sampai -1° C.
  • Merupakan daerah resapan air.

3. Bioma Padang Gurun

Bioma padang gurun atau padang pasir dalam istilah geografi adalah suatu derah yang menerima curah huhan sedikit-kurang dari 250 mm/tahun. Gurun dianggap mempunyai kemampuan kecil untuk mendukung kehidupan. Bila dibandingkan dengan wilayah yang lebih basah hal ini mungkin saja benar, walaupun bila diperhatikan seksama, gurun biasanya mempunyai kehidupan yang biasanya tersembunyi (khususnya di siang hari) untuk mempertahankan cairan tubuh.

Kurang lebih dari sepertiga wilayah bumi adalah terbentuknya gurun. Contohnya Gurun Gobi di Asia dan Gurun Sahara di Afrika. Jenis tumbuhan yang hidup di daerah Gurun contohnya: Kaktus, Kurma dan zaitun. Hewan yang terdapat di daerah gurun antara lain: Unta, Gerbil, Hamster,ular, kadal.

Ciri–ciri yang ada pada Bioma Gurun antara lain:

  • Curah hujan sangat rendah, < 250 mm/tahun dengan intensitas panas matahari yang sangat tinggi.
  • Tingkat penguapan (evaporasi) lebih tinggi daripada curah hujan.
  • Air tanah cenderung asin karena larutan garam dalam tanah tidak cenderung berpindah baik karena pencucian oleh air maupun karena drainase.
  • Tumbuhan yang hidup di daerah gurun umumnya tumbuhan yang mempunyai daun yang kecil seperti duri dan berakar panjang.

4. Bioma Padang Rumput

Persebaran bioma padang rumput umumnya terdapat di daerah tropika dan subtropika dengan curah hujan antara 250-500 mm/tahun. Ada pula padang rumput dengan curah hujan yang mencapai 1.000 mm, namun turunnya hujan tidak teratur. Daerah padang rumput yang kering mempunyai rumput yang pendek.

Daerah padang rumput yang relatif basah, seperti terdapat di Amerika Utara, rumputnya dapat mencapai tiga meter, misalnya jenis bluestem dan Indian grasses. Biasanya padang rumput terbagi dalam dua kategori yakni stepa dan sabana (savana). Stepa adalah padang rumput yang luas tanpa diselingi pepohonan. Sabana adalah padang rumput yang diselingi pepohonan.

Beberapa flora yang hidup di daerah bioma Stepa contohnya adalah : Pohon Akasia, Semak Belukar. Karena merupakan daerah padang rumput maka bioma ini bayak dihuni oleh beberapa herbifora dan karnifora, contohnya antara lain : Rusa, Antelop, Kerbau, Kanguru, Harimau, Singa, Ular.

Ciri–ciri yang ada pada Bioma Padang Rumput antara lain:

  • Curah hujannya tidak akan teratur yakni antara 250-500m per tahunnya.
  • Tanah pada umumnya tidak akan mampu untuk menyimpan air karena rendahnya tingkat potensitas tanah dan juga sistem penyaluran yang kurang sehingga pada akhirnya rumput tumbuh dengan subur.
  • Rumput bisa tumbuh hingga 3,5 m.
  • Pohon memiliki daun yang lebat yakni pohon Akasia.
  • Wilayah persebaran stepa meliputi Afrika, Amerika Selatan, Amerika Bagian Barat, Argentina dan juga Australia.

5. Bioma Hutan Gugur

Merupakan jenis bioma yang memiliki karakteristik flora dan fauna dengan iklim sedang. Hal ini lantaran dalam tarafnya pengertian Bioma Hutan Gugur akan terdapat curah hujan dengan kisaran 750mm sampai dengan 1.000 mm pertahun. Beberapa jenis tumbuhan utama yang hidup di daerah bioma hutan gugur misalnya: Pohon oak, Basswook, Terna berbunga. Fauna yang terdapat di wilayah bioma hutan gugur misalnya : Panda, Serangga, Burung, Bajing, Anjing, Rusa

Ciri-ciri bioma hutan gugur adalah sebagai berikut :

  • Curah hujan merata antara 750mm – 1.000 mm pertahun.
  • Pohon-pohon memiliki ciri berdaun lebar, hijau pada musim dingin, rontok pada musim panas dan memiliki tajuk yang rapat.
  • Memiliki musim panas yang hangat dan musim dingin yang tidak terlalu dingin.
  • Jarak antara pohon satu dengan pohon yang lainnya tidak terlalu rapat/renggang.
  • Jumlah/jenis tumbuhan yang ada relatif sedikit.
  • Memiliki 4 musim, yaitu musim panas-gugur-dingin-semi.

6. Bioma Hutan Hujan Tropis

Bioma yang berupa hutan basah atau lembab, yang ditemui di wilayah sekitar khatulistiwa, yaitu kurang lebih lintang 0-10 derajat celcius ke utara dan ke selatan garis khatulistiwa. Hutan hujan tropis dapat diartikan sebagai hutan yang terletak di daerah tropis dengan curah hujan tinggi. Contoh hutan hujan tropis adalah Afrika, Meksiko, Australia, Amerika Selatan, Kepulauan Pasifik, dan Amerika Tengah. Jenis tumbuhan yang hidup di daeran hutan basah antara lain : Pohon Ramin, Pohon Rengas, Rotan Manau

Karena pohon-pohon yang terdapat di hutan tropis rata-rata tinggi dan permukaan tanahnya relatif sering tergenang oleh air, maka hewan yang banyak hidup di daerah hutan basah ini adalah hewan-hewan pemanjat sejenis primata, seperti : Gorila, Monyet, Simpanse, Orang Utan, Gibbon, Siamang

Dibawah ini merupakan ciri-ciri bioma hutan hujan tropis:

  • Memiliki curah hujan yang sangat tinggi, yakni lebih dari 2.000 mm/tahun.
  • Pohon-pohon utama mempunyai ketinggian antara 20-40 m.
  • Mendapat sinar matahari yang cukup, tetapi sinar matahari tidak dapat menembus dasar hutan.
  • Cabang pohon berdaun lebat dan lebar dengan hijau sepanjang tahun.
  • Mempunyai iklim mikro di lingkungan sekitar permukaan tanah atau dibawah kanopi (daun pada pohon-pohon besar dengan membentuk tudung).

Dari penjelas di atas dapat kita simpulkan bahwa setiap ekosistem itu berbeda-beda atau punya kelompok tersendiri. Seperti yang telas dijelaskan di atas bahwa setiap daerah ekologi yang sangat besar di permukaan bumi, dengan fauna dan flora (hewan dan tumbuhan) beradaptasi dengan lingkungan mereka sendiri.

Bioma sering ditentukan oleh faktor abiotik seperti iklim, relief, geologi, tanah dan vegetasi. Sebuah bioma bukanlah ekosistem, meskipun dengan cara itu dapat terlihat seperti ekosistem besar. Semoga artikel tentang bioma ini bisa menambah wawasan bagi Anda. Terima kasih.

Author: Virgil Howell

Leave a Reply

Your email address will not be published.