Mengenal Bagian Otak Manusia Dan Fungsinya Bagi Tubuh

Otak merupakan bagian dari tubuh yang memiliki fungsi penting dari seluruh proses hidup. Meski hanya memiliki berat 2,5 persen dari berat tubuh, Otak tersusun dari sejumlah jaringan pendukung dan 100 miliar lebih sel saraf yang berkomunikasi dalam sistem dengan triliunan koneksi yang disebut sinaps.

Dengan kata lain, otak merupakan organ tubuh yang bertanggung jawab untuk melakukan pengaturan terhadap pemikiran serta seluruh tubuh manusia yaitu dengan cara mengkoordinir serta mengatur perilaku, gerak, serta fungsi tubuh seperti detak jantung, keseimbangan suhu serta cairan pada tubuh, serta tekanan darah.

Sistem saraf pusat akan bekerja sama dengan sistem saraf perifer untuk menyampaikan pesan dari otak ke berbagai bagian tubuh. Dua sistem saraf inilah yang memberi kemampuan seseorang untuk berjalan, berbicara, dan aktivitas lainnya. Fungsi otak bisa dibagi menurut bagian-bagiannya.

Di bawah ini adalah perincian dari fungsi masing-masing bagian otak.

1. Otak Besar (Telencephalon Atau Celebrum)

Otak adalah bagian terbesar dari otak, dan berisi organ-organ yang bertanggung jawab untuk sebagian besar fungsi otak. Otak ini dibagi menjadi belahan kanan dan kiri yang dihubungkan oleh akson yang menyampaikan pesan dari satu ke yang lain. Otak besar terbuat dari sel-sel saraf yang membawa sinyal antara organ dan sel-sel saraf yang berjalan melalui tubuh dan dapat dikatakan sebagai pusat syaraf utama karena fungsinya yang sangat penting, seperti yang berkaitan dengan inteligensi, memori, kesadaran dan pertimbangan.

Bagian otak besar terdiri dari dua belahan yakni otak bagian kiri dan kanan. Masing-masing bagian memiliki fungsi kebalikan dimana bagian kiri mengatur fungsi tubuh bagian kanan, sebaliknya otak kanan mengatur fungsi tubuh bagian kiri. Setiap belahan otak tersebut terbagi menjadi empat lobus, yaitu frontal, pariental, okspital dan temporal. Otak besar dibagi lagi menjadi beberapa bagian yang menyusunnya, yaitu :

  • Lobus Frontal

Lobus frontal adalah salah satu dari empat lobus di belahan otak. Lobus ini mengendalikan beberapa elemen gerakan, ucapan, perilaku, memori, emosi, kepribadian dan fungsi intelektual, seperti proses berpikir, penalaran, pemecahan masalah, pengambilan keputusan, perencanaan, kecerdasan, reaksi fisik dan gerakan otot,

  • Lobus Parietal

Terletak bagian otak besar yang berada di tengah lobus ini berfokus pada pemahaman. Fungsi visual, bahasa, membaca, rangsangan internal, sensasi taktil dan pemahaman sensorik akan dipantau di sini.

  1. Korteks Sensorik: Yang terletak di bagian depan lobus parietal, menerima informasi yang disampaikan dari sumsum tulang belakang mengenai posisi berbagai bagian tubuh dan bagaimana mereka bergerak. Daerah tengah otak juga dapat digunakan untuk menyampaikan
    informasi dari indera peraba, termasuk rasa sakit atau tekanan yang mempengaruhi bagian-bagian tubuh yang berbeda.
  2. Korteks Motorik: Membantu gerakan memantau otak dan kontrol seluruh tubuh. Hal ini terletak di bagian atas, bagian tengah otak.
  • Lobus Temporal

Lobus temporal mengontrol kenangan visual dan pendengaran. Ini mencakup daerah yang membantu mengelola beberapa ucapan dan kemampuan pendengaran, unsur perilaku, dan bahasa. Hal ini terletak di belahan otak.

  1. Wernicke Area: Bagian dari lobus temporal terbentuk sekitar korteks pendengaran. Sementara para ilmuwan memiliki pemahaman terbatas fungsi daerah ini, diketahui bahwa hal ini membantu tubuh merumuskan atau mengartikan kata-kata.
  2. Lobus Oksipital: Lobus optik terletak di belahan otak di belakang kepala. Ini membantu untuk mengontrol visi.
  3. Broca Area: Daerah otak yang mengontrol saraf wajah serta pemahaman bicara dan bahasa. Hal ini terletak di bagian segitiga dan opercular dari gyrus frontal inferior.

2. Otak Kecil (Cerebellum)

Otak kecil merupakan bagian otak yang berada di bawah lobus occipital otak besar, tepatnya di bagian belakang kepala dan berhubungan dengan leher bagian atas. otak kecil juga memiliki dua belahan otak dan berwarna abu-abu dan putih dan otak kecil memiliki hubungan dengan fungsi gerakan manusia, seperti mengontrol gerakan manusia, mengontrol gerak koordinasi antar otot, mengatur keseimbangan tubuh dan mengatur sikap dan posisi tubuh.

Cerebellum penting dalam kemampuan seseorang untuk melakukan tindakan cepat dan berulang seperti bermain video game. Tapi juga penting untuk mengendalikan gerakan halus seperti ketika dokter melakukan prosedur bedah atau orang yang sedang melukis.Tanpa adanya otak kecil, maka dapat dibayangkan betapa sengsaranya hidup manusia. Gerakan menjadi tidak terkoordinasi dengan baik, sehingga mengakibatkan seseorang tidak dapat menggunakan otot-ototnya untuk melakukan aktivitas.

  • Vestibuloserebelum: Yaitu bagian otak kecil yang berfungsi untuk mengontrol serta menjaga keseimbangan pergerakan mata
  • Spinoserebelum: Yaitu bagian otak kecil yang berfungsi untuk mengontrol kemampuan otot serta gerakan tubuh
  • Sereberoserebelum: Yaitu bagian otak kecil yang berfungsi sebagai penyimpan memori, menginisiasi gerakan yang disadari, serta untuk melakukan perencanaan.

Secara garis besar, otak kecil memiliki berbagai macam fungsi seperti :

  • Mengontrol gerak serta keseimbangan tubuh, seperti mengatur posisi tubuh
  • Membantu meningkatkan sistem motorik seperti koordinasi gerakan otot, jadi apabila otak kecil mengalami cidera, kondisi tersebut dapat berpengaruh pada gerakan tubuh yang tak terkoordinasi akibat terganggunya sikap serta koordinasi gerak otot.

3. Batang Otak (Brainstem)

Batang otak adalah seikat jaringan saraf di dasar otak. Ini berfungsi sebagai stasiun pemancar yang menghubungkan otak besar ke saraf tulang belakang, serta mengirim dan menerima pesan antara berbagai bagian tubuh dan otak. Batang otak mengatur fungsi dasar manusia, seperti mengatur proses pernapasan, proses denyut jantung, proses kerja ginjal dan hal lain yang vital bagi manusia.

Oleh karena itu, di dalam medis dikenal dengan mati batang otak, yaitu suatu keadaan cederanya batang otak yang mengakibatkan orang tersebut mati biologis. Pesan dari korteks akan di kirim ke saraf tulang belakang dan saraf yang bercabang dari saraf tulang belakang dikirim batang otak juga memiliki saraf kranial yang berfungsi mengendalikan pendengaran, gerakan mata, menelan dan gerakan pada otot wajah, leher, bahu, dan lidah. Saraf kranial untuk penciuman dan penglihatan berasal dari otak besar.

Batang otak terbagi lagi menjadi beberapa bagian, yaitu :

  • Otak Tengah (Mesencephalon): ┬áMerupakan bagian batang otak yang menjadi penghubung antara otak besar dan otak kecil. Otak tengah berhubungan dengan proses penglihatan pada manusia.
  • Medulla Oblongata:┬ámerupakan titik awal dimulainya saraf yang akan menuju ke tulang belakang sehingga seterusnya akan dilanjutkan ke seluruh tubuh. Medulla oblongata berhubungan dengan pengontrolan fungsi otomatis organ-organ pada manusia.
  • Pons:┬ámerupakan bagian batang otak yang terletak di bawah medulla oblongata dan mengatur serta meneruskan segala informasi ke bagian otak yang lain.

4. Diensefalon

Diensefalon (diencephalon) adalah bagian dalam otak yang terdiri dari pretalamus, zona limitans intrathalamica, talamus, hipotalamus, epitalamus, dan pretektum. Bagian ini berada di dalam otak besar tepat di atas batang otak. Fungsi dari bagian ini adalah sebagai penanggung jawab fungsi sensorik, kontrol nafsu makan, pengaturan suhu tubuh, dan siklus tidur. Talamus, hipotalamus, dan epitalamus adalah tiga bagian diensefalon.

5. Ganglia basal

Basal ganglia atau ganglia dasar adalah materi abu-abu di bagian dalam belahan otak. Keberadaan bagian ini berfungsi mengelola pesan untuk disampaikan atau dikirimkan antara beberapa bagian otak. Ganglia basal sendiri merupakan sekelompok struktur yang mengelilingi sebagian dari talamus di otak.

6. Sistem Limbik

System limbic merupakan bagian otak yang terletak di tengah-tengah otak. Komponen system limbic yaitu hipotalamus, thalamus, amigdala, korteks limbic dan hippocampus. System limbic merupakan bagian otak yang berhubungan dengan alam sadar manusia. Pusat emosi, pusat data, pusat haus, pusat lapar, pusat dorongan seks, dan masih banyak lagi. Bahkan LeDoux mengistilahkan system limbic sebagai tempat duduk bagi segala nafsu manusia, tempat penghargaan, kejujuran, dan tempat bermuaranya cinta dan benci.

Sistem limbik tersusun atas beberapa bagian, yaitu :

  • Hipotalamus

hipotalamusHipotalamus merupakan bagian otak yang tersusun atas sejumlah nukleus yang memiliki berbagai macam fungsi yang peka terhadap suhu, glukosa, steroid, serta glukokortikoid. Hipotalamus terletak di bagian batang otak, yaitu di diencephalon. Ia bertindak sebagai pusat kontrol autonom, dimana ia memiliki fungsi yang terkait dengan sistem saraf serta kelenjar hipofisis.

Selain itu, hipotalamus juga merupakan suatu bagian dari sistem limfatik yang tidak pernah terpisahkan serta sebagai konektor signal yang berasal dari bagian otak menuju korteks otak besar. Hipotalamus mengirim signal berupa epinephrine serta neropinephrine ke kelenjar adrenal. Fungsi hipotalamus sendiri antara lain adalah :

  1. Mengontrol serta mengatur hormon-hormon endokrin guna memelihara homeostasis tekanan darah, suhu tubuh, denyut jantung, emosi, cairan tubuh, nafsu makan, serta perilaku.
  2. Mengontrol serta memonitoring berbagai macam aktivitas tubuh.
  3. Mengatur fungsi sekretorik pada posterior dan anterior kelenjar hipofisis
  • Talamus

Thalamus adalah bagian otak berwarna abu-abu dan berukuran 1 inch yang terletak di bagian pusat otak manusia (di bawah otak besar dan di atas diencephalon). Bagian otak ini memiliki fungsi sensorik dan motorik. Artinya, hampir semua informasi sensorik dari panca indra (kecuali penciuman) akan memasuki bagian otak ini untuk diproses sebelum akhirnya dikirim ke area sensori yang terdapat di serebrum. Dengan kata lain, talamus berfungsi sebagai pusat penerus impuls dari panca indra ke serebrum.Fungsi dari bagian ini antara lain adalah :

  1. Menyampaikan signal sensorik dan motorik kepada kortek selebral
  2. Mengatur kesadaran, kewaspadaan, serta tidur
  • Amigdala

amigdalaAmigdala atau maygdalae merupakan sekumpulan saraf yang berbentuk menyerupai kacang almond yang terletak di bagian medial temporal lobe. Amigdala merupakan bagian dari bangsal ganglia serta bagian dari sistem limbik yang memiliki peran untuk merngolah ingatan,reaksi emosi, serta pengambilan keputusan. Adapun fungsi yang dimiliki bagian otak ini adalah :

  1. Mengirimkan proyeksi ke bagian hipotalamus, thalamus dorsomedial, inti thalamic retikuler, area ventral tegmental, locus coeruleus, inti saraf trigeminal dan saraf wajah, serta tegmental inti laterodorsal.
  2. Membentuk serta menyimpan memori yang berhubungan dengan peristiwa emosional.
  3. Mengatur konsolidasi memori di daerah otak yang lain.

Berikut adalah penjelasan dari bagian-bagian otak manusia beserta fungsinya . Semoga penjelasan ini bisa bermanfaat.

Author: Virgil Howell

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *